Anargya Formula EV Mark 2.0 ITS Siap Berlaga di FSAE Japan 2022

Anargya Formula EV Mark 2.0 dijalankan di halaman Graha Sepuluh Nopember ITS. | Foto: Humas ITS
Anargya Formula EV Mark 2.0 dijalankan di halaman Graha Sepuluh Nopember ITS. | Foto: Humas ITS
banner 468x60
Bagikan

Berita-Surabaya.comInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan eksistensinya di bidang kendaraan listrik.

Kali ini, ITS meluncurkan mobil balap formula bertenaga listrik terbaru besutan tim Anargya bernama Anargya EV Mark 2.0. Mobil ini diresmikan langsung oleh Wakil Rektor I Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT di Graha Sepuluh Nopember ITS, Jumat (12/11).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Salah satu tim ITS yang berkonsentrasi di bidang mobil formula listrik ini sebelumnya telah meluncurkan Anargya EV Mark 1.0 pada 2019.

Pada gelaran acara grand launching kali ini, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS ini sangat mengapresiasi karya para mahasiswa.

“Harapannya, teknologi ini tidak hanya fokus untuk kompetisi namun dapat berkembang menjadi sebuah perusahaan rintisan,” tuturnya.

Kepala Seksi Pengembangan Talenta Direktorat Kemahasiswaan ITS Hakun Wirawasista Aparamarta, ST, MMT, P.hD, mengungkapkan kendaraan listrik ini adalah jawaban tantangan teknologi masa depan.

“Semangat mahasiswa ini harus tetap dijaga untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini,” ujar Hakun.

Mobil ciptaan tim dari Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI-SKO) ITS ini dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi “Formula Society of Automotive Engineers” (FSAE) Japan, September 2022 besok.

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung kami baik dari segi dana maupun bantuan fisik,” ucap Pembina tim Anargya ITS Alief Wikarta ST MSc Eng PhD.

Pengemudi sekaligus “mechanical manager” tim Anargya ITS Kevin Denio Setiawan, membeber generasi ini adalau pengembangan dari mobil sebelumnya. Yakni “tubular frame” dengan reliabilitas lebih baik, optimisasi motor dan efisiensi baterai, serta optimisasi “body and wing” untuk aerodinamika juga lebih optimal.

“Pengembangan ini membuat mobil dapat melaju hingga 105 kilometer per jam dengan ketahanan baterai mencapai dua jam operasional,” tuturnya.

Kevin melanjutkan bahwa Anargya EV Mark 2.0 juga memiliki _handling_ dan suspensi yang lebih stabil dari mobil sebelumnya. Tingkat kenyamanan atau ergonomis mobil telah didesain lebih baik.

“Mobil didesain lebih panjang sehingga dapat dikemudikan oleh “driver” dengan tinggi badan di atas 185 cm,” ujar mahasiswa Departemen Teknik Mesin Industri ITS ini.

Sementara itu, Adi Soeprijanto, mengelilingi halaman Graha Sepuluh Nopember ITS dengan mengendarai mobil Anargya Formula EV Mark 2.0.

Adi mengaku bangga dan bahagia pada Anargya ITS,jerih payahnya tercipta mobil ini sejak Februari lalu.

“Teruslah berkarya untuk mengharumkan nama ITS dan Indonesia,” ucapnya usai menjajal mobil formula ini.

Terakhir, General Manager Anargya ITS Alifiansyah Yoga Pramono berharap mobil ciptaan timnya ini mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan membawa pulang prestasi dari ajang FSAE Japan 2022.

“Semoga teknologi-teknologi yang kami kembangkan dapat memotivasi anak muda lainnya untuk terus berkarya,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.